“TERIMA API PENCURAHAN ROH KUDUS, PENTAKOSTA KETIGA!”

Shalom Saudara yang dikasihi Tuhan,

Pada tanggal 17-20 Juli 2018 di SICC akan diselenggarakan Kongres Empowered 21 Asia yang dihadiri oleh peserta dari sekitar 45 bangsa-bangsa, dan mereka akan datang untuk menerima api pencurahan Roh Kudus, Pentakosta Ketiga! Pada waktu Empowered 21 Asia di Singapura tahun yang lalu (akhir Mei - awal Juni 2017), Tuhan menyuruh saya untuk menyelenggarakan Empowered 21 Asia kembali di tahun ini yaitu pada tanggal 17-20 Juli 2018. Saya berbicara kepada Co-Chair dari Empowered 21 Global yang bernama Ps. Billy Wilson. Dia kemudian menangkap sesuatu, “OK, apa yang Anda mau? Saya akan dukung…! Apa yang ada di dalam hatimu, saya dukung!” Ps. Billy Wilson menangkap sesuatu juga bahkan ketika bertemu dengan saya di Johannesburg bulan Mei yang lalu, dia berkata ketika saya sedang bersama Pdt. Djohan Handojo, “Ayo kita doa…kita doa! Nanti pertemuan itu sangat dahsyat! Itu adalah pertemuan yang ultra supranatural!” Dalam sambutannya malah dia berkata, “Dengan kata-kata saya tidak bisa mengatakan apa yang akan terjadi, tetapi yang saya tahu, ini akan terjadi pencurahan Roh Kudus yang radikal!”. 

Saudara, saya akan menerangkan mengapa Tuhan menyuruh diadakannya Empowered 21 Asia di SICC pada tanggal 17-20 Juli 2018.

Pada waktu Tuhan Yesus masih ada di dalam dunia ini, Dia berkata seperti ini “Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” (Yoh 16:7)

Saya percaya pada waktu Tuhan Yesus berkata ini kepada murid-murid-Nya, murid-murid-Nya tidak akan mengerti, “Pergi kemana?” Setelah itu Tuhan Yesus mati. Tuhan Yesus mati karena dosa-dosa kita, Dia dikuburkan, tetapi pada hari yang ketiga Dia dibangkitkan. Setelah itu, selama 40 hari Tuhan Yesus mengunjungi lebih dari 500 murid-murid-Nya dan setelah itu dengan disaksikan oleh murid-murid-Nya Tuhan Yesus naik ke sorga. Saya percaya mereka baru mengerti bahwa yang dikatakan “pergi” itu adalah pergi ke sorga!

Saudara, sekarang Tuhan Yesus ada di sorga dan salah satu yang Dia lakukan di sorga adalah mengutus Roh Kudus.

PERANAN ROH KUDUS

1. Roh Kudus Menginsafkan Dunia Akan Dosa, Kebenaran dan Penghakiman

Yohanes 16:8-11, mengatakan bahwa peranan Roh Kudus bagi dunia adalah, “….menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;… (Saudara, di sini jelas, orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus, adalah orang berdosa) akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.” Siapa penguasa dunia ini? Iblis! Saudara jangan takut terhadap Iblis. Kita kadang-kadang berkata, “Saya tidak takut!”, tetapi Saudara banyak terkena jerat-jerat Iblis yaitu bujuk-rayu, kebohongan-kebohongan dan itu yang dia lakukan kepada kita. Hati-hati! Saudara harus tahu bahwa Iblis, penguasa dunia telah dihukum!

2. Roh Kudus Memimpin Kita Kepada Seluruh Kebenaran

Yoh 16:13-14 berkata bahwa:

- Roh Kudus akan memimpin kita akan seluruh kebenaran.

Kita tidak akan mengerti Alkitab kalau kita tidak memiliki Roh Kudus. Kalau ada orang yang tidak memiliki Roh Kudus lalu membaca Alkitab, pasti lain pengertiannya dibanding Saudara dan saya yang sudah memiliki Roh Kudus.

- Roh Kudus akan memberitahu kepada kita hal-hal yang akan datang.

Ada berapa banyak yang percaya bahwa Tuhan Yesus akan datang untuk kali yang kedua? Mengapa Saudara bisa percaya? Karena Roh Kudus ada di dalam kita dan Dia yang memberitahu kita.

Apakah Saudara percaya nubuatan-nubuatan yang terdapat dalam Alkitab? Ini mengenai hal-hal yang akan datang dan sekitar 28% dari isi Alkitab semua berbicara tentang nubuatan. Jadi kalau ada orang yang tidak percaya kepada nubuatan ini bagaimana? Tetapi saya percaya kita akan mengerti, kenapa? Karena kita memiliki Roh Kudus.

- Roh Kudus akan memuliakan Tuhan Yesus sebab Roh Kudus akan memberitahu kepada kita apa yang telah diterimanya dari Tuhan. Karena kita memiliki Roh Kudus, maka kita bisa memuji dan menyembah Dia. “Oh Tuhan Yesus, Engkau dahsyat, Engkau baik. Engkau luar biasa. Mana ada yang seperti Engkau!”. Kita bisa berkata seperti itu karena kita memiliki Roh Kudus!

3. Roh Kudus Memberikan Kuasa Kepada Kita Untuk Menjadi  Saksi Yesus

Sesuai dengan Kisah Para Rasul 1:8, peranan Roh Kudus adalah Dia akan memberikan kita kuasa untuk menjadi saksi Yesus. Jadi pesan yang terakhir dari Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya sebelum Dia naik ke sorga, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Ada berapa banyak murid Tuhan Yesus di tempat ini? Berarti ini adalah pesan untuk kita semua! Yerusalem bisa diartikan di antara keluarga. Yudea bisa diartikan di antara orang-orang seiman. Samaria bisa diartikan di antara orang-orang yang bukan seiman. Kita harus jadi saksi Tuhan Yesus! Sebagai saksi Yesus, maka kita akan melakukan hal-hal sebagai berikut:

- Membebaskan hidup yang terbelenggu

- Memulihkan hati yang terluka

- Mencelikkan mata yang buta

- Menyatakan kebesaran kuasa Tuhan

Saudara, kita akan dipakai Tuhan untuk memerdekakan dan membebaskan mereka yang ada dalam tawanan-tawanan. Kita akan memulihkan hati mereka yang terluka. Kita akan dipakai Tuhan untuk mencelikkan mereka yang buta. Bukan hanya saya, tetapi Saudara juga akan dipakai!

Saudara, apa yang kita lakukan itu adalah untuk menyatakan kebesaran siapa? Kebesaran-Mu, bukan kebesaran-ku! Kemarin saya berkata di antara para pengerja dalam MDPJ bahwa banyak hamba-hamba Tuhan yang tadinya dipakai Tuhan tiba-tiba dalam waktu singkat mereka sudah jatuh, mengapa? Karena menyatakan kebesaran kuasa-Ku dan bukan kuasa-Mu! Kalau kita dalam pelayanan ini selalu menyatakan kebesaran kuasa Tuhan, “Engkau Tuhan, bukan saya. Saya hanya alat Tuhan dan saya tidak ada apa-apanya. Engkau…hanya Engkau!”, maka Saudara akan terus dipakai Tuhan. Amin!

Saudara, setelah Tuhan Yesus naik ke sorga, 120 murid Tuhan Yesus pergi ke Yerusalem dan berkumpul di kamar loteng. Mengapa mereka melakukan itu? Sebab Tuhan sendiri yang berkata, “Kamu jangan pergi meninggalkan kota ini (Yerusalem) sebelum kamu diperlengkapi dengan kuasa dari tempat tinggi.” Karena itu murid-murid Tuhan Yesus menunggu pencurahan Roh Kudus yang akan memberikan mereka kuasa untuk menjadi saksi Yesus. Apa yang mereka lakukan? Kisah Para Rasul 1:14a berkata bahwa mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama. Ini adalah prinsip Pondok Daud. Ini adalah prinsip menara doa.

Saudara, itu yang mereka lakukan, yaitu berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam. Sepuluh hari mereka melakukan itu maka pada Hari Raya Pentakosta tiba-tiba terdengarlah seperti tiupan angin keras memenuhi ruangan itu. Mereka semakin sungguh-sungguh berdoa, dan tiba-tiba tampaklah lidah-lidah seperti nyala api hinggap di atas kepala mereka masing-masing. Mereka dipenuhi dengan Roh Kudus dan sebagai tanda awal mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa seperti yang diberikan oleh Roh Kudus kepada mereka untuk mengatakannya. Itu adalah bahasa Roh! Saudara yang dikasihi Tuhan, saya berdoa agar setiap Saudara berbahasa roh!

APA YANG TERJADI SETELAH MEREKA DIPENUHI DENGAN ROH KUDUS?

1. Khotbah Singkat Petrus Menghasilkan 3000 Orang Yang Bertobat

Petrus berkhotbah dan kalau Saudara membaca khotbahnya Petrus itu tidak lebih dari 4 menit, tetapi 3000 orang yang bertobat dan dibaptis, 3000 orang pada zaman itu bisa diartikan 3 juta orang pada zaman ini. WOW, luar biasa! Khotbahnya sebentar, tetapi karena kuasa Roh Kudus, itu mampu membuat mereka bertobat.

2. Terjadinya Signs and Wonders

Petrus dan Yohanes dipakai Tuhan secara luar biasa untuk menyatakan mujizat-mujizat seperti yang dilakukan oleh Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu. Kadang-kadang ada orang yang berkata, “Mujizat-mujizat itu tidak ada sekarang. Itu hanya 2000 tahun yang lalu!” Itu tidak benar! Mujizat-mujizat seperti apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus pada waktu itu masih ada sekarang dan dilakukan oleh murid-murid-Nya. Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena Tuhan Yesus hidup! Karena Tuhan Yesus hidup maka mujizat-mujizat yang Dia lakukan 2000 tahun yang lalu masih ada sampai dengan hari ini.

Saudara, dalam bulan Juni yang lalu saya KKR di dua tempat di Kalimantan Barat, yaitu di tempat yang bernama Pahauman dan Singkawang. Ini luar biasa! Kalau Saudara tahu daerah Pahauman, tempat yang disebut maksiat itu ada di sana, dimana ada pelacuran, narkoba, pokoknya yang jelek-jelek itu ada di sana. Kalau Singkawang kita tahu bahwa itu adalah “kota 1000 kelenteng”. Pada waktu di Pahauman memang peperangan rohaninya itu luar biasa, tetapi apa yang terjadi? Di lapangan itu penuh sesak sampai tidak bisa menampung sehingga harus sampai ke jalan-jalan. Mereka begitu haus dan mereka yang datang itu anak-anak muda luar yang biasa banyaknya! Saya melihat anak-anak muda itu mengalami manifestasi dan dilepaskan oleh Tuhan. Kira-kira 1 jam sebelum daerah Pahauman itu jalannya berkelok-kelok dan itu adalah tempat pembantaian orang-orang Madura yang pernah ramai itu. Tetapi malam itu Tuhan lawat Pahauman luar biasa! Apa yang dilakukan Tuhan Yesus 2000 tahun yang lalu itu masih ada sampai dengan hari ini.

3. Cara Hidup Jemaat Berubah

Dikatakan bahwa:

- Mereka bertekun dalam pengajaran Rasul-rasul dan persekutuan. Kalau sekarang ini bisa saya ganti dengan: Mereka suka membaca Alkitab. Apakah Saudara suka membaca Alkitab? Ada berapa banyak yang membaca Alkitab setiap hari?

-  Mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Mereka suka berdoa.

- Mereka selalu bergembira, tulus hati dan senang memuji Allah. Orang yang dipenuhi dengan Roh Kudus hatinya penuh dengan gembira dan sukacita. Sebab Alkitab berkata, “Di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah!”. Orang yang dipenuhi dengan Roh Kudus suka memuji Tuhan. Keinginannya selalu memuji Tuhan, “Tuhan, Engkau dahsyat! Engkau hebat, Tuhan! Mana ada yang seperti Engkau, ya Abba!”.

- Mereka suka memberi sehingga tidak ada yang berkekurangan. Saya tahu jemaat di tempat ini suka memberi. Pemberian Saudara itu dipakai untuk KKR-KKR keliling seperti itu. Saudara harus tahu, bahwa melalui persembahan Saudara banyak jiwa-jiwa yang diselamatkan dan disembuhkan!

- Mereka disukai semua orang dan tiap-tiap hari ada jiwa-jiwa yang bertobat.

- Goncangan-goncangan terjadi.

Saudara, murid-murid Tuhan Yesus yang waktu itu ada di Yerusalem, mereka merasa senang, suka berkumpul, berdoa, memuji dan menyembah. Mereka suka memberi dan tidak ada yang berkekurangan. Mereka semua pasti berkata, “Wah jadi orang Kristen itu seperti ini! Enak…” Tetapi bukan itu, ini belum selesai! Sebab Tuhan berkata, “Kamu harus menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Jadi itu hanya di Yerusalem sedangkan mereka juga harus menjadi saksi di Yudea, Samaria dan sampai ke ujung bumi. Caranya bagaimana? Melalui aniaya!

Saudara harus tahu bahwa ini prinsip. Biasanya orang Kristen kalau sudah enak itu diam saja, tetapi bukan itu! Kadang-kadang kenapa hidup Saudara digoncang oleh Tuhan? Kalau digoncang ketika Saudara sudah sungguh-sungguh, Saudara harus tahu bahwa itu artinya, “Saya harus bergerak! Selama ini saya ada di comfort zone. Hidup enak!”. Sebab Tuhan mau kita menjadi saksi-Nya.

- Ada perubahan paradigma dalam pelayanan.

Pada waktu itu pengertian mereka bahwa hanya orang-orang Yahudi yang diselamatkan. Tetapi mereka cukup kaget ketika melihat Kornelius orang yang bukan Yahudi percaya kepada Tuhan Yesus, dibaptis dan berbahasa roh. Mereka akhirnya mengerti bahwa keselamatan bukan hanya untuk orang-orang Yahudi saja, tetapi juga buat Saudara dan saya serta bangsa-bangsa yang lain. Kita tidak akan ada di tempat ini kalau hanya orang Yahudi yang diselamatkan. Tetapi puji Tuhan, keselamatan terjadi untuk semua bangsa, semua orang, kaum dan bahasa. 

Saudara, ini yang saya sebutkan dengan Pentakosta Pertama dan Pentakosta Pertama ini dahsyat, mengapa? Sebab dalam kurun 100 tahun, 70% dari dunia yang dikenal waktu itu, yaitu daerah-daerah di bawah pemerintahan Kekaisaran Romawi itu menjadi Kristen!

API PENTAKOSTA KETIGA

Kalau ada Pentakosta Pertama, maka ada Pentakosta Kedua. Dan kita sebagai orang-orang Pentakosta percaya bahwa Pentakosta Kedua itu terjadi di Azusa Street, Los Angeles. Seorang hamba Tuhan yang bernama William Seymour dipakai Tuhan secara luar biasa dan itu dimulai pada tahun 1906. Perhatikan tahunnya, 1906! Ini artinya awal abad ke-20. Pentakosta kedua ini dahsyat, kenapa? Sebab kekristenan yang sekarang kira-kira ada 30% di dunia ini, 70%-nya dimenangkan sejak awal abad ke-20, yaitu sejak Pentakosta kedua di Azusa Street. Jadi Pentakosta kedua itu dahsyat!

Saudara, kalau ada Pentakosta Kedua, pasti ada Pentakosta Ketiga. Tahun 1909 William Seymour yang dipakai Tuhan dalam Pentakosta kedua ini bernubuat bahwa nanti 100 tahun ke depan, berarti kapan? Hari-hari ini! Roh Kudus akan dicurahkan jauh lebih besar, lebih dahsyat, lebih hebat dibanding dengan Pentakosta Kedua. Dan itu adalah hari-hari ini! Tuhan memberikan istilah kejadian ini kepada saya tahun 2013 bahwa ini adalah “Pentakosta  Ketiga”. Kita sedang memasuki Pentakosta Ketiga! Api Pentakosta Ketiga sedang menyala!

Saudara yang dikasihi Tuhan, Pentakosta ketiga ini adalah masa penuaian jiwa yang terbesar dan yang terakhir sebelum Tuhan Yesus datang untuk kali yang kedua. Sejak tahun 2013 saya membawa istilah “Pentakosta Ketiga”ini kemana-mana. Di forum-forum nasional dan internasional saya selalu perkatakan ini. Saya ingat ketika tahun 2015 di Yerusalem, di hadapan para pemimpin dunia dari Gereja Pantekosta saya perkatakan ini dan mereka tidak ada yang berkomentar jelek tentang ini. Istilah Pentakosta Ketiga diberikan kepada saya yang artinya diberikan kepada Gereja ini, mengapa? Kemarin saya di MDPJ berkata bahwa seharusnya yang bicara ini bukan saya, sebab kalau saya berbicara tentang ini rasanya saya berkata tentang diri saya sendiri. Tetapi kalau tidak dibuka maka Saudara tidak akan tahu kenapa Tuhan memberikan istilah Pentakosta Ketiga kepada kita.

HUBUNGAN ANTARA DAUD DAN PENTAKOSTA

Saudara, ada hubungan yang erat antara Daud dan Pentakosta, mengapa?

1. Menurut Tradisi Orang Yahudi

- Daud itu lahir dan matinya pada Hari Raya Pentakosta.

- Kuburan Daud sekarang ada di bawah upper-room,  tempat terjadinya Pentakosta Pertama.

- Kamar loteng ini dipercaya sebagai tempat Pondok Daud. Jadi ada hubungan antara Daud, Pondok Daud dan Pentakosta.

2. Daud Adalah Seorang Pemuji Dan Penyembah

Alkitab katakan bahwa dia adalah pemazmur yang disukai di Israel. Kitab Mazmur ini adalah kitab nyanyian yang terdiri dari 150 pasal. Yang diketahui penulisnya dengan pasti ada 100 pasal. Dari 100 pasal, 73 pasal itu ditulis oleh Daud dan sisanya banyak yang menafsirkan bahwa itu banyak yang ditulis oleh Daud, sehingga ada orang yang memperkirakan dari 150 pasal yang ditulis oleh Daud itu 100 pasal.

3. Tuhan Menugaskan Daud Untuk Membuat Pondok Daud

Mari sekarang kita melihat hubungannya dengan saya. Sejak tahun 2000 kita bergabung bersama-sama dengan apa yang disebut dengan “Jerusalem House of Prayer for All Nations”, yaitu dengan Tom Hess. Pada waktu itu temanya adalah “Prepare the way for the King of glory”Tetapi dibawahnya sebagai sub-tema untuk mencapai itu adalah “Restorasi Pondok Daud” dan ini sama dengan kita!

Saudara yang dikasihi Tuhan, saya dipanggil oleh Tuhan bukan dengan perkataan, “Niko, kamu harus jadi Pendeta.” Tetapi yang Tuhan katakan kepada saya, “Kamu akan menjadi alat-Ku untuk merestorasi Pondok Daud.” Saya ingat pada waktu tahun-tahun dimana saya dipanggil oleh Tuhan dalam kondisi dan cara yang tidak enak. Jadi pelayanan saya pada waktu awal itu banyak orang yang tidak mengerti. Pada waktu bergabung dengan GBI dan diajukan untuk menjadi Pendeta Pembantu, saya ditolak! Ketika ditanya apa alasan saya ditolak, jawabannya, “Karena pelayanannya tidak jelas!”. Memang pada waktu itu tidak ada yang tahu sebab menurut Pdt. Damaris saya adalah orang yang pertama di Indonesia yang fulltimer di bidang ini.

Saudara, kalau setiap kali saya ada di Yerusalem, saya pasti berkhotbah di hadapan 150 bangsa-bangsa di tempat Jerusalem House of Prayer setiap tahunnya. Saya pikir tahun ini sudah tidak bisa pergi lagi, tetapi puji Tuhan sekarang bisa pergi lagi. Jadi setiap kali Tom Hess memperkenalkan saya sebelum saya naik mimbar, mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2017, dia selalu berkata begini, “Saya perkenalkan seorang hamba Tuhan yang punya hati seperti Daud. Dia seorang pemuji dan penyembah seperti Daud….”

Saudara yang dikasihi Tuhan, Gereja kita juga diberi DNA oleh Tuhan, yaitu Restorasi Pondok Daud.  Telah 28 tahun gereja ini berdiri dan Pondok Daud itu kita dapatkan secara profetik. Tetapi 2 tahun yang lalu Tuhan mengangkat ini menjadi satu disiplin ilmu melalui Church of God, yaitu “The Niko Njotorahardjo Chair for the Restoration of the Tabernacle of David. Prayer, Praise and Worship”. Chair di Church of God yang umurnya 130 tahun ini hanya ada 5 orang dan saya hanya satu-satunya orang Asia. Dari 5 orang ini yang masih hidup tinggal 2 orang, termasuk saya sedangkan yang lainnya sudah meninggal. Ini adalah satu penghargaan yang luar biasa dan Saudara harus tahu ini. Itu bukan untuk saya tetapi Tuhan yang beri! Saudara bisa lihat dari tayangan wajahnya memang masih berbeda dengan saya. Saya pernah complain, “Ko’ mukanya lain?”, tetapi mereka katakan, “Oh nanti pasti sama.” Memang untuk membuat seperti itu tidaklah gampang. Saya pernah ke Capitol Hill, tempatnya DPR dari Amerika Serikat untuk berdoa di sana. Di situ ada satu ruangan dimana dipajang wajah-wajah orang-orang terkenal seperti ini. Saya lihat ada Elvis Presley dan saya hafal juga wajahnya, tetapi begitu saya lihat ternyata wajahnya beda sama sekali. Saya pikir ternyata sama saja dengan saya yang di sini. Saudara yang dikasihi Tuhan, ini sesuatu yang luar biasa, karena itu kita ada hubungan yang dekat dengan Daud. Karena itu tidak heran kalau istilah Pentakosta Ketiga itu diberikan kepada kita.

EMPOWER 21 DI SICC

Awal tahun 2009, berarti 100 tahun setelah William Seymour bernubuat pada tahun 1909, Tuhan berbicara kepada saya sesuatu yang sangat kuat dari Wahyu 3:11, “Aku datang segera! Aku datang segera!”. Kita sudah sering mendengar kata-kata ini, tetapi pada waktu itu betul-betul membuat hati saya berdebar-debar. Saya bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, apa yang akan Engkau lakukan? Apa yang harus kami lakukan?” Dan Tuhan tidak menjawab.

Pertengahan tahun 2009, akhirnya Tuhan menjawab, “Aku akan mencurahkan Roh-Ku! Aku akan mencurahkan Roh-Ku.” Kalau Aku mencurahkan Roh-Ku, maka akan terjadi seperti Yoel 2:28-32, yaitu:

1. Anak-anak, pemuda, orang tua akan dipakai Tuhan secara luar biasa (ayat 28-29).

2. Mujizat-mujizat akan terjadi luar biasa, tetapi goncangan-goncangan juga terjadi luar biasa (ayat 30-31).

3. Akan banyak orang yang berseru kepada nama Tuhan dan mereka yang berseru mereka diselamatkan! Berarti akan terjadi penuaian jiwa besar-besaran (ayat 32)

15 September 2009, seorang hamba Tuhan yang bernama Ps. Billy Wilson yang adalah Co-Chair Empowered 21 secara global, dia sengaja mencari saya di Atlanta pada waktu saya pelayanan di sana. Dia berkata begini, “Ps. Niko, Anda saya undang untuk tahun depan tanggal 10-14 April 2010 ke Tulsa - Oklahoma, yaitu di Oral Roberts University sebab kita akan mengadakan Empowered 21 Global. Ini yang pertama.” Saudara, saya tidak langsung menjawab karena saya baru mendengarnya. Lalu saya bertanya kepadanya, “Apakah Empowered 21 itu?”. Dia menguraikan cukup banyak tetapi yang saya tangkap Empowered 21 ini berbicara tentang apa yang akan Roh Kudus kerjakan. Jadi yang saya tangkap adalah:

1. Apa yang akan Roh Kudus kerjakan 100 tahun ke depan kalau Tuhan Yesus belum datang.

2. Pemberdayaan oleh Roh Kudus kepada generasi muda (the next generation).

Ketika saya mendengar ini, hati saya tersentak sebab ini adalah apa yang selama ini Tuhan katakan kepada saya. Saat itu saya langsung katakan, “OK! Saya mau.”

Tanggal 10-14 April 2010 akan ada Empowered 21 dan pada 9 April saya datang ke Oral Roberts University di Tulsa - Oklahoma. Saya ingat pada waktu saya mendarat, tiba-tiba saya merasa demam dan gemetaran, “Waduh, saya kenapa ini? Kalau begini bagaimana saya bisa melayani?” Saya lalu pulang, padahal seharusnya malam itu ada pertemuan (dinner meeting), tetapi saya tidak bisa hadir dan saya minta diwakilkan oleh beberapa orang dari antara kita. Saya di kamar bersama istri saya, gemetaran! Tiba-tiba istri saya mendapatkan satu penglihatan, dimana kamar hotel saya tiba-tiba berubah menjadi kamar hotel zaman kuno atau zaman dahulu! Lalu tiba-tiba dia melihat ada orang hitam besar dan di belakangnya dia melihat ada orang-orang putih, orang kuning sedang duduk seperti rundingan. Ibu Hermin sampai sekarang ingat dengan muka-muka mereka yang menakutkan. Tiba-tiba tempat tidur ibu Hermin dibawa ke atas dan dia sudah tidak bisa bicara! Dia mau teriak, “Tolong!...” tetapi tidak bisa. Setelah itu tempat tidurnya dibawa turun lagi ke bawah! Saudara, itu adalah penglihatan dan saya tidak tahu sebab saya dalam keadaan sakit. Setelah diceritakan, saya cuma berkata, “Wah, ini kalau lihat orang-orangnya, ini adalah wakil-wakil dari benua-benua. Ada apa ya? Ada apa?” Ini pasti Empowered 21 ada dampaknya kepada benua-benua ini. Sekarang saya amin-kan, tetapi pada waktu itu saya belum tahu.

Hal yang kedua, ketika Ibu Kristin pergi ke menara doa dari Oral Roberts University, dia melihat ada sebuah tulisan yang berkata begini, “Asia pembawa Api Kemuliaan Tuhan!” Keesokan harinya Ps. Billy Wilson datang kepada saya dan dia berkata begini, “Untuk kongres yang kedua yang di luar Amerika itu harus diadakan di Asia. Harus ada di Indonesia. Dan Anda, Ps. Niko yang harus menyelenggarakan ini!”

Saudara, saya sudah tidak berpikir lagi dan langsung menjawab, ”OK!”. Karena itu adalah konfirmasi dari apa yang dilihat oleh Ibu Kristin.

Tanggal 25-28 Oktober 2011 ada Empowered 21 Asia yang pertama di SICC. Benar apa yang dilihat oleh Ibu Kristin waktu itu, bahwa melalui ini akan menjadi pemicu atau ‘trigger’ untuk terjadi Empowered 21 di benua-benua lain. Benar bahwa Asia bagi bangsa-bangsa! Indonesia bagi bangsa-bangsa!

Tanggal 14-18 Mei 2012 ada World Pray Assembly yang kedua di SICC. Yang pertama adalah 28 tahun sebelumnya di Korea Selatan, di Yoido Plaza yaitu tempatnya Ps. Yonggi Cho dan yang kedua di SICC, di tempat kita. Saudara, saya ingat nubuatan dari PS. Cho Yonggi sekitar tahun 2000, “Pendoa syafaat kami melihat bahwa kaki dian di Korea Selatan itu pindah ke Indonesia!” Saudara harus tahu bahwa salah satu artinya adalah ini. Tetapi yang kedua, kebangunan rohani yang pernah terjadi di Korea, itu juga akan terjadi di tempat ini, di Indonesia! Dan Indonesia bagi bangsa-bangsa!

Saya ingat ayat emasnya itu dari Habakuk 2:14, “Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air yang menutupi dasar laut.” Ini berbicara tentang kemuliaan Tuhan, Roh Kudus akan memenuhi bumi. Seorang hamba Tuhan yang bernama Leslie Keegel, dia adalah seorang nabi dan dia bernubuat pada waktu itu, “World Prayer Assembly yang kedua ini merupakan tanda pendahuluan untuk terjadinya penuaian jiwa secara global”. Ini adalah konfirmasi demi konfirmasinya.

Apa yang terjadi setelah World Prayer Assembly yang kedua? Saya diproses Tuhan selama 6 bulan seperti burung rajawali yang dicabuti bulunya. Berat waktu itu dimana saat Tuhan bersihkan saya. Yang dulu boleh sekarang sudah tidak boleh, untuk apa? Ternyata ada maksud Tuhan, sebab selanjutnya:

Tanggal 14-17 Mei 2013, setahun setelah itu ada Empowered 21 Asia di SICC. Dua hari sebelum ini Tuhan berkata kepada saya, “Yang Aku maksudkan selama ini dengan pencurahan Roh Kudus itu adalah Pentakosta yang ketiga!”. Jadi Pentakosta yang ketiga ini adalah istilah yang Tuhan berikan kepada saya, kepada Gereja ini! Saudara yang dikasihi Tuhan, saya tidak tahu apa yang Tuhan berikan kepada yang lain, tetapi kepada saya, peristiwa pencurahan Roh Kudus yang dahsyat sekarang ini disebutkan sebagai Pentakosta yang ketiga!

Saudara yang dikasihi Tuhan, saya terus berdoa, saya umumkan dan saya bicara kemana-mana. Banyak yang menanggapi tetapi saya tidak perduli dan saya hanya bicara saja. Kemudian saya bertanya, “Tuhan, berikan gambaran apa yang akan terjadi. Bagaimana Pentakosta ketiga untuk Indonesia?”. Dan Tuhan jawab! Tahun 2017 seorang hamba Tuhan dari Australia, gembala dari Gereja Planetshakers, yang lokasi gerejanya tidak sampai 50 meter jaraknya dari gereja kita, yang bernama Russel Evans yang sekarang terkenal di dunia. Dia mendapat penglihatan tentang Indonesia dan itu banyak, tetapi yang saya tangkap adalah bahwa Api Roh Kudus sedang turun di Indonesia! Dari Indonesia muncul awan-awan yang saya percaya itu adalah awan kemuliaan Tuhan keluar dari Indonesia ke bangsa-bangsa. Dan dia melihat jutaan anak-anak muda berkobar dalam Api Roh Kudus, mereka cinta mati-matian akan Tuhan Yesus dan akan melayani bangsa ini seperti belum pernah terjadi sebelumnya.

Saudara harus tahu akan hal ini, sebab saya percaya apa yang saya khotbahkan hari ini akan ditulis dalam sejarah! Ini kronologisnya! Karena itu Tuhan menyuruh saya tahun yang lalu, “Kamu nanti buat di SICC, tanggal 17-20 Juli 2018, Empowered 21 Asia dan Global.” Sekitar 45 bangsa-bangsa sudah mendaftar untuk menerima Api Pencurahan Roh Kudus. Pentakosta Ketiga! Amin.

Khotbah Bapak Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo

JCC – 1 Juli 2018

Pastor's Message

Live Streaming

Audio Streaming

 

Copyright © 2003 - 2017 - Gereja Bethel Indonesia, Modernland - All Rights Reserved

Join Our Facebook  

Visitors :