RAHASIA AGAR PINTU MUJIZAT ITU TERBUKA

Shalom Saudara yang dikasihi Tuhan,

Waktu berjalan begitu cepat dan sekarang kita sudah memasuki bulan yang kedua dari tahun yang baru (2014). Mari kita baca Firman Tuhan dari Wahyu 3:7-8, ”Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.” Ini adalah pesan Tuhan Yesus kepada jemaat di Filadelfia. Tuhan Yesus yang memegang kunci Daud. Artinya; kalau Dia membuka, tidak ada seorang pun yang dapat menutup, dan kalau Dia menutup, tidak ada seorang pun yang bisa membukanya. Dan Dia berkata kepada jemaat di Filadelfia,”Lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun!” Kalau 2000 tahun yang lalu Tuhan Yesus memperkatakan hal itu kepada jemaat di Filadelfia, maka memasuki tahun 2014 Tuhan Yesus memperkatakan hal yang sama kepada kita. Jadi tahun 2014 adalah tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat! Mari perkatakan bersama saya,”Tahun 2014, tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat! Tahun 2014, tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat! ”Saya tidak tahu keadaan Saudara hari-hari ini. Adakah di depan Saudara pintu-pintu yang masih tertutup? Mungkin Saudara membutuhkan:

• Kesembuhan dari sakit penyakit jasmani,

• Kesembuhan dari hubungan yang bermasalah dalam keluarga

• Kesembuhan dalam bisnis Saudara

• Kesembuhan dalam hubungan Saudara dengan Tuhan, di mana Saudara masih terus berdoa agar pintu-pintu itu dibuka. Dan Tuhan berjanji bahwa tahun 2014 ini adalah tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat tersebut! Ada berapa banyak diantara kita yang merindukan pintu-pintu yang tertutup itu dibuka? Mari kita lihat apa rahasianya sehingga Tuhan Yesus bisa berkata kepada kita seperti kepada jemaat di Filadelfia,”Aku telah membuka pintu bagimu yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun...” Hanya Berharap dan Mengandalkan Tuhan. Tuhan Yesus berkata,”... Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku…” Ini adalah rahasia yang harus Saudara pegang baik-baik memasuki tahun 2014. Kalau Saudara menginginkan tahun 2014 pintu-pintu yang tertutup di depan Saudara dibuka oleh Tuhan, maka Saudara harus datang kepada Tuhan dan berkata, ”Tuhan, kekuatan saya tidak seberapa, karena itu saya hanya berharap kepada Tuhan, saya hanya mengandalkan Tuhan, saya hanya percaya kepada Tuhan.”

Kalau Saudara lakukan itu, apa yang Tuhan janjikan di tahun 2014 bahwa pintu-pintu mujizat akan terbuka, itu akan terjadi di dalam kehidupan Saudara. Amin! Orang yang mengandalkan Tuhan, yang hanya berharap kepada Tuhan dan yang percaya kepada Tuhan itu pasti akan menuruti Firman Tuhan sebab tidak ada yang lainnya yang akan dia ikuti. Hanya Firman Tuhan! Apa yang Firman Tuhan katakan, apa yang Tuhan katakan kepadanya, itulah yang akan dia lakukan. Dan orang yang seperti ini pasti akan selalu berkata,”Tuhan, pertajam pendengaranku. Berikan saya telinga seorang murid supaya saya bisa lebih lagi mendengar suara-Mu dan lebih mendengarkan apa yang Kau mau hamba-Mu ini lakukan”. Dan ini adalah doa yang setiap hari saya bersama istri saya naikkan. Saya selalu berkata,”Berikan hamba-Mu telinga seperti seorang murid. Pertajam pendengaran hamba-Mu agar mengerti segala rencana-Mu serta hamba-Mu bisa lebih peka lagi”. Saya percaya orang yang seperti ini tidak akan pernah menyangkal Nama Yesus. Amin! Yesaya 40:31 berkata,”...tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Kata ’menanti-nantikan Tuhan’ dalam bahasa aslinya adalah berharap hanya kepada Tuhan. Orang yang berharap hanya kepada Tuhan akan mendapat kekuatan yang baru. Dia seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya. Dia berlari dan tidak menjadi lesu, dia berjalan dan tidak menjadi lelah. Saudara, orang yang berkenan kepada Tuhan itu bisa jatuh, tetapi satu hal yang ingin saya nyatakan, dia boleh jatuh tetapi tidak akan sampai tergeletak, sebab tangan Tuhan menopangnya. Sebaliknya, kalau orang fasik jatuh akan tergeletak dan tidak bangun lagi.

TIGA PRASYARAT TERJADINYA MUJIZAT

Saya diingatkan kisah bagaimana Tuhan Yesus membuka pintu-pintu mujizat, yaitu dengan memberi makan 5000 orang laki-laki, tidak termasuk wanita dan anak-anak. Jadi bisa saja mencapai 10.000 orang. Bayangkan, 2000 tahun yang lalu orang bisa berkumpul sebanyak ±10.000 orang, kalau di zaman ini mungkin jutaan banyaknya. Tuhan Yesus memberitakan tentang Kerajaan Allah serta menyembuhkan orang-orang sakit, dan dengan tidak terasa hari menjadi malam. Murid-murid-Nya datang kepada Tuhan Yesus dan berkata,”Guru, apa sebaiknya mereka dibubarkan dulu? Biarlah mereka mencari makanan terlebih dulu? Mereka lapar dan hari sudah malam?” Tetapi Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,”Kamu yang harus memberi makan mereka!” Para murid-Nya kebingungan,”Kami? Uang 200 dinar pun tidak akan cukup, apalagi kami tidak punya uang!” Lalu Tuhan Yesus berkata,”Coba kamu cari; ada berapa roti dan ikan yang mereka miliki?” 

1. Persembahan Anak Kecil

Ternyata dari sekian banyak, ada seorang anak yang membawa 5 ketul roti dan 2 ekor ikan. Anak itu menyadari masalah yang ada diantara mereka lalu memberikan roti dan ikan tersebut kepada Tuhan Yesus. Saya pikir anak ini luar biasa, sebab dia sudah tidak memikirkan apakah nanti bisa makan lagi atau tidak. Kalau dia egois pasti akan berkata,”Tidak boleh! Saya lapar...saya mau makan”. Namun dia menyerahkannya semua kepada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus menerima 5 roti dan 2 ikan lalu menengadah ke atas sambil mengucapkan berkat, setelah itu Dia memecah-mecahkan roti itu. Kita harus menjadi seperti anak kecil tadi yang memberikan roti dan ikannya kepada Tuhan Yesus. Ini masalahnya, jadi masalahnya diserahkan kepada Tuhan Yesus. Anak itu sudah tidak memikirkan bagaimana nanti penyelesaiannya, apakah Tuhan Yesus sanggup, dsb. Saya percaya dia berpikir begini,”Tadi saya sudah melihat mujizat yang dilakukan Tuhan Yesus, pasti Tuhan Yesus juga membuat mujizat bagi saya”. Itulah yang anak kecil itu lakukan. Ini tidak gampang, artinya menyerahkan permasalahan kepada Tuhan Yesus dengan mengucap syukur. Tetapi kalau Saudara mau melihat pintu mujizat itu dibuka, kita harus melakukan yang seperti itu.

2. Ketaatan Murid-murid

Saya mau memberikan gambaran, mungkin roti itu hanya sebesar Alkitab, lalu dipecah-pecah dan setiap rotinya menjadi 10 bagian, artinya menjadi 50 potong roti. Begitu pula ikan, yang kira-kira besarnya hampir sama, lalu diambil sedikit-sedikit sehingga menjadi 50 potong juga. Lalu Tuhan memanggil murid-murid-Nya,”Ini roti dan ikan yang sudah Aku pecah-pecahkan masing-masing 50 potong, sekarang kamu bagikan kepada hampir 10.000 orang itu!” Kalau Saudara sebagai murid Tuhan Yesus di tempat itu kira-kira bagaimana? Mungkin saya pun akan berkata begini,”Guru, ini tidak salah? Ikannya hanya 50 potong dan rotinya 50 potong sedangkan orang yang ada hampir 10.000! Bagaimana ini?” Mungkin itu dialog yang terjadi, namun yang jelas Alkitab mencatat bahwa mereka hanya taat. Lalu mereka mulai membagikan roti dan ikan tersebut. Mereka berkata,”Sekarang saudara-saudara kumpul berkelompok-kelompok. Ada yang 50 dan ada yang 100”. Saya percaya mereka pasti lebih ingin membagi kepada kelompok yang 50 orang saja, sebab kepada yang 100 kalau tidak cukup bagaimana? Sebab yang 50 orang sepertinya masih masuk akal. Akhirnya dengan berdebar-debar mereka melangkah untuk membagi-bagikannya. Tetapi apa yang terjadi? Ketika mereka mulai melangkah dengan iman serta membagikannya, multiplikasi mulai terjadi! Kalau mereka tidak melangkah maka multiplikasi itu tidak akan terjadi. Amin! Mungkin Saudara sudah bergumul cukup lama, tetapi nanti Saudara akan dituntun setelah Saudara berkata,”Tuhan, saya menyerahkan ini kepada Tuhan!” sambil Saudara mengucap syukur dan tidak sambil ngomel-ngomel lagi. Mengucap syukurlah meskipun itu belum terjadi. Dan saya mau beritahu Saudara, tuntunan-Nya biasanya tidak masuk akal! Dalam area iman atau percaya Tuhan akan menguji kita dengan sesuatu yang tidak masuk akal dan logis! Bagian kita hanyalah percaya dan taat melakukan. Begitu Saudara taat dan bertindak melakukan, mujizat itu mulai terjadi. Amin!

3. Kesabaran Umat Tuhan

Orang-orang yang banyak itu pun dengan sabar duduk menantikan giliran mereka menerima makanan. Dikatakan oleh Alkitab bahwa mereka makan kenyang dan sisanya tidak tanggung-tanggung, ada 12 bakul! Luar biasa! Kita harus seperti orang banyak yang sabar menunggu giliran hingga roti dan ikan sampai kepada Saudara. Itu berbicara tentang waktu-Nya Tuhan. Semua itu ada prosesnya, ada waktunya dan waktu Tuhan tidak pernah terlalu cepat atau terlalu terlambat, tetapi selalu pada saat yang tepat! Kita tidak bisa mengukur waktu-Nya Tuhan, tetapi Tuhan yang dahsyat, Tuhan yang perkasa, Tuhan yang hebat, Dia yang mempunyai waktu itu untuk Saudara dan saya. Amin!

MUJIZAT DIBALIK PELAYANAN HEALING

Tujuh setengah tahun yang lalu Tuhan menyuruh saya melakukan pelayanan ’healing’, Tuhan berkata,”Kamu nanti pergi ke kota-kota, ke tempat-tempat kemana Aku akan suruh kamu pergi. Disitu kamu kumpulkan gereja-gereja dan ajak gereja-gereja itu untuk membawa orang-orang sakit, orang-orang miskin, orang yang tidak punya uang untuk ke dokter, orang yang tidak punya pengharapan, sebab Aku akan menyembuhkan mereka dan biayanya kamu bawa sendiri”. Dana untuk pelayanan tersebut juga berasal dari persembahan Saudara, itulah yang saya bawa! Jadi dari persepuluhan, dari buah sulung, dan sebagainya itu yang saya bawa kemana-mana. Itu artinya kita sama-sama melakukan pelayanan tersebut. Haleluya!

Saya merasakan adanya sedikit kejanggalan dan berpikir,”Kenapa saya disuruh ke kota-kota kecil bukannya ke kota-kota besar jadi dampaknya bisa cepat besar?” Itu menurut pemikiran saya. Karena selama ini saya hanya disuruh ke kota-kota kecil, ke desa-desa, ke kecamatan-kecamatan yang kadang-kadang hanya 3.000 – 4.000 orang. Namun walau dengan 1 pertanyaan, saya tetap mengikuti perintah Tuhan saja. Tiba-tiba Tuhan tuntun sehingga kita bisa menyiarkannya melalui media televisi nasional, seperti Indosiar dan RCTI dimana;

• Tayangan melalui Indosiar yang ditayangkan pukul 04.30 setiap kali disaksikan oleh 1 juta pemirsa.

• Tayangan melalui RCTI yang ditayangkan pukul 12.30 setiap hari Minggu disaksikan oleh 2,3 juta pemirsa

Dari yang hadir hanya 3.000 – 4.000 orang, setelah disiarkan bisa menjangkau jutaan pemirsa!

Yang luar biasa Tuhan tidak hanya berhenti sampai disitu, tetapi Tuhan terus mengembangkannya melalui media internet. Setiap KKR kita mulai dituntun oleh Tuhan untuk di upload ke Youtube, Facebook, Twitter dan website. Kita bahkan dikagetkan:

• Ketika KKR di rayon 1D – Kelapa Gading bulan Oktober yang lalu yang dihadiri oleh sekitar 8.000 orang, ketika diupload ke Youtube, Facebook,Twitter dan Website; total reach-nya mencapai 1,5 juta! Luar biasa! Kami tertegun dan bertanya-tanya, apakah Tuhan sedang membuat sesuatu yang baru?

• Ketika KKR di 2 desa, ternyata pada hari ’H’-nya total reach-nya mencapai 700-800 ribu dan setelah 1 minggu itu mencapai 1,7 – 1,8 juta!

• Dan ketika KKR di GBK yang terakhir ini, yang hadir memang ±100.000 orang, tetapi total reach-nya melalui internet ini mencapai sekitar 2,5 juta!

Ini sesuatu yang luar biasa yang belum pernah saya pikirkan. Jadi sekarang tidak ada masalah, jika yang hadir dalam sebuah KKR hanya 8.000 atau 10.000 orang, tetapi jangkauannya melalui internet bisa mencapai jutaan orang. Ada seorang rekan hamba Tuhan dari Nigeria yang bernama Adeboye, mungkin yang satu-satunya di dunia yang mempunyai gedung yang seperti barak yang bisa menampung 1 juta orang. Mungkin hanya dia satu-satunya yang mempunyai seperti itu di Nigeria. Semua orang terheran-heran dan berkata,”Wah, hebattt!” tetapi tuntunan dan pemikiran Tuhan kepada kita seperti itu dan kita hanya mengikuti walau bertanya-tanya sebab rasanya tidak masuk akal. Coba kalau kita tidak mau mengikuti maka semua itu tidak akan terjadi, maka penjangkauan yang sebesar itu tidak akan terjadi.

PERTANDA KEDATANGAN TUHAN YESUS SUDAH SEMAKIN DEKAT

Saya tiba di Yerusalem pada tgl 13 Januari, bertepatan dengan hari pemakaman dari Ariel Sharon, mantan Perdana Menteri Israel yang sejak Januari 2006 mengalami koma dan meninggal. Delapan tahun ia mengalami koma, jadi koma pada bulan Januari 2006 dan meninggalnya pun bulan Januari 2014. Ariel Sharon adalah seorang yang sangat dihormati di Israel. Di sana saya juga bertemu dengan hamba-hamba Tuhan lainnya yang tiba-tiba kita membicarakan tentang akhir zaman. Ada beberapa hal yang dikemukakan dalam pembicaraan tersebut, antara lain:

1. Nubuatan Rabbi Yitzak Kaduri

Ada seorang Rabbi Orthodox senior yang bernama Yitzhak Kaduri yang juga meninggal tahun 2006 setelah Ariel Sharon koma. Yitzhak Kaduri meninggal pada usia 108 tahun.Yitzhak Kaduri adalah orang Orthodox dan bagi orang Orthodox mendengar nama Yesus itu alergi-nya bukan main. Memang secara keseluruhan orang Israel pun kalau dengar Nama Yesus ’alergi’, apalagi yang Orthodox seperti ini. Menjelang hari dipanggilnya Yitzhak Kaduri oleh Tuhan, dia bercerita kepada para pengikutnya bahwa dia didatangi oleh Mesias. Sekali lagi kalau kita mendengar tentang Mesias, bagi kita Mesias kita adalah Tuhan Yesus, tetapi bagi mereka itu bukan Tuhan Yesus. Yitzhak katakan bahwa Mesias itu berkata kepadanya,”Nanti Aku akan datang tidak lama setelah meninggalnya Ariel Sharon”. Lalu dia menuliskan satu pesan seperti surat wasiat dan berkata,”Ini boleh dibuka 1 tahun setelah kematianku. Sebelum 1 tahun tidak boleh dibuka”. Akhirnya tahun 2006 beliau meninggal, apa yang terjadi? Satu tahun kemudian surat wasiatnya itu dibuka dan ternyata dia menulis pernyataan,”Mesias orang Israel Namanya Yehoshua (Yosua)...., yaitu YESUS!” Selama ini mereka tidak tahu siapa Mesias-nya itu, tetapi setelah beliau menuliskan bahwa Mesias yang ditunggu orang Israel namanya adalah Yehoshua (Yosua) atau Yesus maka gemparlah di sana. Dan beliau juga katakan bahwa Mesias akan datang tidak lama setelah meninggalnya Ariel Sharon. Saudara, kalau mendengar ini jangan langsung di reject, tetapi terima dulu. Sebab kalau Saudara menolak yang seperti ini hari-hari ini maka rugi sendiri dan bisa-bisa tidak ikut dalam pengangkatan. Tetapi kalau orang yang berkata,”Tuhan, terima kasih Engkau berbicara lagi melalui cara ini....” itu artinya kita semakin waspada dan makin berjaga-jaga dan Saudara akan ikut dalam pengangkatan. Tetapi kalau ada orang yang acuh tak acuh mendengarkannya, berhati-hatilah! Mungkin Saudara belum pernah terpikir kalau sampai tidak ikut dalam pengangkatan. Sekarang banyak buku yang keluar tentang hal itu, salah satunya adalah:”Apa yang Terjadi Jika Anda Tidak Terangkat”.

2. Laporan NASA

NASA, badan antariksa Amerika mengeluarkan satu pernyataan bahwa tahun 2014 – 2015 akan terjadi 4 (empat) kali Blood Moon, yaitu gerhana bulan yang berwarna merah seperti darah; 2x di tahun ini dan 2x di tahun 2015, total 4x sehingga mereka sebutkan dengan Tetrad. Ini berkaitan dengan nubuatan yang tertulis dalam Yoel 2:30-31, “Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.” Saudara, ini adalah goncangan! Kitab Yahudi, yaitu Talmud dari Sukkah 29a tertulis,”Ketika terjadi gerhana bulan pertanda buruk bagi Israel. Jika wajah bulan merah seperti darah, ini pertanda pedang atau perang sedang datang ke dunia”. Dalam sejarah, peristiwa bulan menjadi darah ini sudah pernah terjadi, dan ditemukan bahwa fenomena tersebut selalu berkaitan dengan terjadinya peristiwa-peristiwa yang besar dan dahsyat:

·         Tahun 32 - 33 dimana Tuhan Yesus disalib, yaitu pada waktu Paskah

·         Tahun 1493-1494 dimana banyak orang Yahudi dikejar-kejar dan dibantai di Spanyol dan itu melibatkan banyak negara.

·         Tahun 1949 – 1950, lahirnya Israel menjadi sebuah Negara

·         Tahun 1967 – 1968, perang 6 hari di Israel

·         Tahun 1973, perang Yom Kippur

·          Dan sekarang menurut NASA akan terjadi lagi blood moon pada tahun 2014 – 2015.

Ini semua berbicara tentang perang...perang...perang...di mana Israel akan dikeroyok oleh banyak bangsa, sehingga dalam keadaan yang terjepit mereka hanya berseru kepada Tuhan, dan disitulah Tuhan Yesus datang untuk kali yang kedua untuk menolong mereka. (Zakharia 12). Jadi mendengar berita tentang terjadinya banyak perang pada masa ini, kita sudah harus waspada. Dan ke depannya mau terjadi apa kita tidak tahu.

3. Nubuatan Chuck Pierce

Pada bulan September - Oktober yang lalu saya pernah bacakan disini ”Incredible Prophecy”, yaitu apa yang dilihat oleh Chuck Pierce dan teman-temannya untuk 3 tahun ke depan. Sekarang saya akan bacakan nubuatan itu, perhatikanlah dengan baik-baik:

a.    Tuhan berkata, ”Kerajaan-kerajaan di bumi akan menjadi Kerajaan-Ku”

b.    Pintu-pintu di depan Saudara akan dibuka, kalau kita bergerak sekarang, dalam 3 tahun mendatang akan mendatangkan keuntungan yang besar

c.    Dalam tahun ketiga kerajaan akan melawan kerajaan dan kerajaan-kerajaan di dunia akan mengalami konflik besar, hanya Kerajaan Allah saja yang tidak tergoncangkan

d.    Penuaian jiwa akan terjadi

e.    Roh-roh jahat yang mengontrol perdagangan-perdagangan ilegal akan dihancurkan

f.     Akan muncul pasukan Tuhan yang menyerbu kerajaan-kerajaan bumi, dan mereka akan membawa keluar apa saja yang diperlukan dan dibawa masuk ke dalam Kerajaan Allah

g.    Goncangan-goncangan terjadi dari Utara ke Barat, membuat pemimpin-pemimpin akan berlutut; bahkan pemimpin-pemimpin dengan karakter yang jahat akan memberikan favor atau perkenanan kepada kita.

h.    Otoritas yang lebih besar akan diberikan kepada kita untuk mengusir roh-roh jahat

i.      Akan ada kelaparan secara rohani terhadap Firman Tuhan

Sekali lagi kalau Saudara mendengarkan dibukanya rahasia-rahasia seperti itu oleh Tuhan, jangan di-reject, jangan dianggap enteng dan jangan acuh tak acuh. Waktu saya mendengar ini hati saya bergetar,”Tuhan, saya mau mempersiapkan diri lebih baik lagi, karena Engkau tidak lama lagi akan datang”.

4. Pentakosta Ketiga

Saya baru pulang dari Tanah Perjanjian untuk mengikuti meeting dari Global Cabinet – Empowered 21, maka saya harus ke sana. Dan yang datang waktu itu adalah semua pimpinan gerakan di dunia. Saya amati satu persatu pemimpin yang hadir; orang-orang yang dipakai Tuhan luar biasa. Pada waktu itu kami pergi ke upper-room, yaitu tempat dimana pertama kalinya Roh Kudus itu dicurahkan. Dan yang luar biasa saya diberikan tugas untuk berdoa dan menyampaikan apa yang Tuhan taruh dalam hati saya di hadapan para pemimpin dunia tersebut. Apa yang terjadi? Ternyata Tuhan menyuruh saya memperkatakan tentang Pentakosta yang ke-3, di mana ada 5 hal yang harus kita perhatikan:

·         Pencurahan Roh Kudus secara besar-besaran.

·         3 generasi akan dipakai Tuhan secara luar biasa.

·         Goncangan-goncangan akan terjadi semakin berat.

·         Penuaian jiwa besar-besaran akan terjadi. Amin!

·         Kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin singkat

Pada event itu, saya memperkatakan 3 hal:

·         Yang pertama, ”Saya berbicara di tempat yang tepat...” karena The Upper Room adalah tempat terjadinya Pentakosta yang Pertama

·         Yang kedua, ”Saya berbicara di antara orang-orang yang tepat...”, karena mereka adalah pemimpin-pemimpin dunia

·         Yang ketiga,”Saya berbicara di waktu yang tepat...”, sebab berita kedatangan Tuhan Yesus semakin hari semakin kuat Tuhan beritakan.

Segera setelah memperkatakan hal itu, tiba-tiba Roh Kudus mengurapi saya dan saya membagikannya kepada yang lain. Saya pegang tangan para pemimpin dunia itu dan saya impartasikan pengurapan tersebut. Pada tahun 2015 nanti akan diadakan satu conference besar di Yerusalem yang berskala dunia, termasuk Indonesia. Dan memang dijadwalkan bahwa pada 1 malam dari Asia, yaitu saya bersama dengan Dr. Yonggi Cho akan berbicara di sana. Seperti yang sering saya berpesan kepada Saudara:”Jangan sampai kita tidak masuk sorga. Saudara akan bayar harga yang terlalu mahal kalau sampai tidak masuk sorga!” Saya berdoa agar kita semua masuk sorga, tetapi kita perlu membaca ayat berikut ini:Matius 7:13-14,”Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.” Pastikan Saudara melalui pintu yang sesak dan sempit itu. Kalau Tuhan Yesus berkata ‘sedikit’, artinya memang sedikit. Saya bukan menakut-nakuti tetapi saya harus mengatakan yang sebenarnya. Ini bukan hanya diukur dengan jumlah penduduk dunia, tetapi dari orang yang menamakan dirinya Kristen pun relatif sedikit. Mengapa?

Sebab syarat pertama dan utama untuk masuk dalam Kerajaan Sorga adalah dia harus percaya kepada Tuhan Yesus dan mengalami kelahiran baru. Dan menurut data, hanya 25% dari penduduk dunia yang menamakan dirinya Kristen yang lahir baru. Dan saya berdoa untuk hal ini dan terus berdoa, “Tuhan, masa’ hanya sebanyak ini?” Dan lagipula, tidak semua orang yang lahir baru itu pasti masuk sorga. TIDAK! Sebab hanya mereka yang setia sampai akhir dan bertahan sampai kesudahannya dan siap serta mau diproses; yang bisa masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Karena itu kita harus berhati-hati! Saya banyak mendengar hari-hari ini pengajaran-pengajaran yang menurut saya terlalu meremehkan hal ini. Dulu disebut dengan “Cheap Grace”, sekarang ada yang menyebutnya dengan “Hyper Grace”. Memang sejak dulu ada 2 paham:

·         Paham yang percaya bahwa kalau percaya Yesus, sekali selamat tetap selamat. Apa pun yang kita lakukan pokoknya sekali selamat tetap selamat.

·         Paham yang percaya bahwa kalau kita mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus dan lahir baru, kita akan selamat asalkan setia sampai akhir dan bertahan sampai kesudahannya serta siap untuk diproses.

Saya percaya dan berpegang kepada paham yang kedua. Saya tidak mau menyalahkan paham yang pertama tetapi saya diajar oleh Tuhan untuk berkata begini:

·         Kalau misalnya paham yang pertama salah karena standardnya terlalu ringan maka akan banyak orang yang masuk neraka.

·         Tetapi kalau paham kedua yang salah, artinya ternyata standard keselamatan tidak seberat itu, maka akan lebih banyak yang masuk sorga! 

Tetapi kalau sampai paham yang pertama salah, maka akan banyak orang yang masuk neraka karena mereka pikir sudah selamat hanya dengan rajin ke gereja, dan di lain sisi mereka hidup seenaknya seperti orang dunia. Sebab mereka percaya; sekali selamat tetap selamat. Di akhir zaman ini dan menjelang kedatangan-Nya saya terus disuruh oleh Tuhan menyampaikan hal ini. Kalau saya tidak bicara seperti itu maka di dalam saya seperti ada tekanan, “Kamu sampaikan itu!” Dan saya takut kalau ketemu Tuhan nanti, gara-gara tidak memperingati orang-orang sehingga ada yang masuk neraka, maka saya pasti ditanya Tuhan, “Kamu sampaikan apa selama ini? Kamu mengajar apa selama ini?” Saya bertanggung-jawab di hadapan Tuhan. Setiap hari saya berdoa buat Saudara agar semua masuk sorga dan selama masih ada di dunia ini Saudara diberkati berlimpah-limpah. Amin!

Ini saatnya kita lebih berjaga-jaga dan lebih waspada karena terlalu banyak pesan-pesan Tuhan yang begitu keras hari-hari ini. Memasuki bulan Februari ini sungguh luar biasa sebab kita akan mempersembahkan buah sulung. Buah sulung artinya apa yang kita hasilkan pada bulan Januari dan akan kita berikan semua kepada Tuhan. Untuk itu mari kita bacaAmsal 3:9-10, “Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” Kalau kita memuliakan Tuhan dengan harta kita dan dengan hasil pertama dari segala hasil penghasilan kita, maka ayat 10 akan menjadi milik kita. Lumbung-lumbung kita akan diisi penuh sampai melimpah…limpah….limpah…dan bejana pemerahan buah anggur kita akan meluap...meluap…meluap… dengan air buah anggurnya. Amin!

Khotbah Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, Minggu – 2 Februari 2014 di Senayan.

Pastor's Message

R3News

Live Streaming

Audio Streaming

Copyright © 2003 - 2017 - Gereja Bethel Indonesia, Modernland - All Rights Reserved

Join Our Facebook  

Visitors :